
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) tersebut, pemerintah memerlukan informasi yang memadai atas pengelolaan aset dan sumber daya keuangan yang mampu menunjang transparansi serta akuntabilitas pengelolaannya. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui sistem pencatatan, pengikhtisaran dan pelaporan yang handal dan memadai. Penerapan akuntansi pada pemerintahan sebelum adanya reformasi di bidang Keuangan Negara adalah dengan penerapan sistem single entry. Pada sistem pencatatan ini, pencatatan transaksi ekonomi dilakukan dengan mencatat satu kali, yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya kas dicatat di sisi penerimaan dan transaksi yang menyebabkan berkurangnya kas dicatat di sisi pengeluaran. Hasilnya pemerintah tidak memiliki catatan tentang piutang, utang, apalagi tentang aset tetap dan ekuitas. Dalam ilmu akuntansi dikenal dua basis pencatatan keuangan yang dapat diterapkan pada sektor pemerintahan, yaitu basis kas dan basis akrual. Basis kas mengakui transaksi pada saat kas diterima atau dibayar, sedangkan basis akrual mengakui transaksi pada saat terjadi. Laporan keuangan dalam basis akrual terdiri dari aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan belanja.
Dengan diberlakukannya Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang berbasis akrual, berdasarkan PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang SAP (Pengganti PP 24 Tahun 2005), yang dilaksanakan selambat-lambatnya untuk pelaporan keuangan tahun anggaran 2015, maka diperlukan pemahaman dalam pelaporan kegiatan dengan berbasis akrual.
Â
MATERI PELATIHAN
- Pendahuluan
a. Pengenalan tentang Sistem Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual.
b. Tujuan dan manfaat penerapan sistem akuntansi akrual dalam pemerintahan.
c. Perbedaan antara akuntansi akrual dan akuntansi kas. - Prinsip Dasar Akuntansi Berbasis Akrual
a. Pengertian dan karakteristik akuntansi akrual.
b. Prinsip pengakuan pendapatan dan beban dalam akuntansi akrual.
c. Konsep hak dan kewajiban dalam pencatatan transaksi. - Implementasi Sistem Akuntansi Akrual di Pemerintahan
a. Langkah-langkah dan tantangan dalam mengadopsi sistem akuntansi akrual.
b. Proses konversi dari akuntansi kas ke akuntansi akrual.
c. Penerapan standar akuntansi berbasis akrual (misalnya, IPSAS – International Public Sector Accounting Standards). - Pencatatan dan Pelaporan Transaksi Keuangan
a. Metode pencatatan transaksi berbasis akrual.
b. Contoh pencatatan pendapatan dan pengeluaran berbasis akrual.
c. Penyusunan laporan keuangan berbasis akrual (laporan neraca, laporan laba rugi). - Pengelolaan Aset Pemerintah
a. Pengenalan tentang manajemen aset berbasis akrual.
b. Pencatatan aset tetap dan aset tidak berwujud dalam sistem akuntansi akrual.
c. Pengawasan dan pemeliharaan aset pemerintah. - Evaluasi Kinerja Keuangan
a. Penggunaan laporan keuangan berbasis akrual untuk evaluasi kinerja.
b. Analisis dan interpretasi laporan keuangan dalam konteks pemerintahan.
c. Penggunaan rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pemerintah. - Penggunaan Teknologi dalam Sistem Akuntansi Akrual
a. Peran perangkat lunak akuntansi dalam mendukung akuntansi akrual.
b. Penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan pemerintahan.
c. Keamanan dan integritas data dalam sistem akuntansi akrual. - Pengawasan dan Akuntabilitas
a. Peran auditor dan pengawas dalam memastikan kepatuhan terhadap sistem akuntansi akrual.
b. Penerapan kontrol internal untuk meningkatkan akuntabilitas dan mencegah kecurangan.
c. Peran lembaga pengawas dalam memantau pelaksanaan akuntansi akrual. - Studi Kasus dan Latihan
a. Studi kasus dari penerapan sistem akuntansi akrual di pemerintahan.
b. Latihan praktis dalam melakukan pencatatan transaksi berbasis akrual.
c. Diskusi dan analisis hasil latihan dan studi kasus. - Penutup
a. Ringkasan dan pesan penting dari pelatihan.
b. Evaluasi pelatihan dan umpan balik dari peserta.
c. Pemberian sertifikat kepada peserta pelatihan.

Jadwal Training Diklat SDM Terbaru di Kota Bandung. Lihat Jadwal Fix Running dan Dapatkan penawaran harga murah & diskon dari Kami. Jadwal Training Bulan Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember.
Jadwal Pelatihan Terbaru Online & Offline 2025
“23-24 Januari 2025 | 30-31 Januari 2025 | 6-7 Februari 2025 | 18-19 Februari 2025 | 13-14 Maret 2025 | 18-19 Maret 2025 | 16-17 April 2025 | 23-34 April 2025 | 7-8 Mei 2025 | 20-21 Mei 2025 | 12-13 Juni 2025 | 24-25 Juni 2025 | 8-9 Juli 2025 | 30-31 Juli 2025 | 5-6 Agustus 2025 | 21-22 Agustus 2025 | 11-12 September 2025 | 23-24 September 2025 | 14-15 Oktober 2025 | 28-29 Oktober 2025 | 11-12 November 2025 | 26-27 November 2025 | 2-3 Desember 2025 | 16-17 Desember 2025 “











