Semakin pesatnya pertumbuhan industri dapat menimbulkan berbagai dampak negatif dan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Dampak positif adanya industri dapat membantu menciptakan kesempatan yang baik serta membantu dalam pertumbuhan ekonomi. Tetapi disisi lain industri juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi pekerja maupun lingkungan sekitarnya, antara lain resiko bahaya yang ditimbulkan bagi pekerja akibat proses dari pekerjaannya. Dampak lingkungannya bisa berupa limbah industri yang berupa benda cair seperti bahan kimia, sedangkan benda padat berupa bahan yang tak terpakai seperti besi bekas.
Para pelaku industri perlu melakukan risk mapping dengan menggunakan metode HIRA (Hazard Identification Risk Assessment) sekaligus menentukan metode pengendaliannya. Dengan melakukan proses HIRA, maka risiko-risiko yang berpotensi bahaya dapat diidentifikasi, dikendalikan, dan ditanggulangi jauh sebelum memunculkan dampak yang merugikan kesehatan pekerja. Karena penyakit akibat kerja akan menghasilkan kecacatan menetap yang sulit disembuhkan dan mengganggu fungsi social pekerja dalam jangka panjang. Metode ini juga memberikan tindakan pengendalian yang sesuai untuk setiap potensi bahaya. Penetapan pengendalian perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja (PAK) yang dapat merugikan perusahaan.
Oleh karena itu, proses identifikasi bahaya harus dilakukan baik dengan menggunakan teknik Operating Hazard Analysis (OHA) dengan memperhatikan faktor bahaya, akibat bahaya, skor risiko, tindakan yang akan diambil (action), dan cara pengendalian bahaya dengan mempertimbangkan consequence, exposure, dan probability. Salah satu penentuan risiko dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan skor risiko yaitu Modifikasi Risk Management Standar Australia (AS/NZS 4360:1999)
Jogja Training & Career Canter (JTCC) sebagai perusahaan jasa yang concern terhadap pengembangan kompetensi sumber daya SDM dan pengembangan organisasi khususnya pada aspek safety, bermaksud menawarkan bentuk kerjasama dengan penyelenggaraan kegiatan pelatihan yang ditujukan untuk para karyawan di internal perusahaan. Adapun topik pelatihan yang kami tawarkan adalah “Hazard Identification Risk Assessment Control (HIRARC).”
TUJUAN PELATIHAN
Dengan mengikuti kegiatan pelatihan ini, maka para peserta diharapkan:
- Mampu mengidentifikasi potensi-potensi bahaya di setiap bidang kerja
- Mampu menilai resiko dan potensi bahaya yang mungkin timbul
- Mampu mengendalikan resiko sesuai dengan norma K3 sehingga dapat menciptakan perilaku & kondisi kerja yang aman sehingga dapat mencegah kejadian, kecelakaan, dan penyakit akibat kerja
- Mampu menyusun dokumen tentang HIRADC sesuai aturan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) & Lingkungan
MATERI PELATIHAN
- AS/NZS 4360:1999 Risk Management Standards
- Definition
- Hazard
- Risk
- Incident
- Accident
- Safe
- HIRADC Background: What, Why, When, Who, How
- HAZOPS
- Overview of the HAZOPS process
- HAZOPS Methodology
- HAZOPS Procedures
- Developing a Methodology and Procedures for HIRA
- Hazard Identification
- Hazard Identification Process
- Types of Hazard
- Risk Assessment
- Probability
- Severity
- Risk Rating
- Determine Control
- Hierarchy of Control
- Pengendalian di tempat asal hazard (‘source’)
- Pengendalian di jalur atau mode paparan (‘exposure’)
- Pengendalian pada orang yang terpajan (‘host’)
- HIRA Communicating & Reporting
- Monitoring and Reviewingthe Implementation ofControlMeasures andHazardsin the Workplace
- Documentation & Socialization

Jadwal Training Diklat SDM Terbaru di Kota Bandung. Lihat Jadwal Fix Running dan Dapatkan penawaran harga murah & diskon dari Kami. Jadwal Training Bulan Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember.
Jadwal Pelatihan Terbaru Online & Offline 2025
“23-24 Januari 2025 | 30-31 Januari 2025 | 6-7 Februari 2025 | 18-19 Februari 2025 | 13-14 Maret 2025 | 18-19 Maret 2025 | 16-17 April 2025 | 23-34 April 2025 | 7-8 Mei 2025 | 20-21 Mei 2025 | 12-13 Juni 2025 | 24-25 Juni 2025 | 8-9 Juli 2025 | 30-31 Juli 2025 | 5-6 Agustus 2025 | 21-22 Agustus 2025 | 11-12 September 2025 | 23-24 September 2025 | 14-15 Oktober 2025 | 28-29 Oktober 2025 | 11-12 November 2025 | 26-27 November 2025 | 2-3 Desember 2025 | 16-17 Desember 2025 “











